Halaman

Jumat, 05 November 2010

Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat

Dalam sosial dan dalam masyarakat terdapat sebuah pelapisan atau tingkatan-tingkatannya, tingkatan tersebut dibagi bedasarkan ukuran kekayaan, kehormatan dan ilmu pengetahuan. berikut penjelasan pelapisan sosial yang saya ambil dari wikipedia:

Pelapisan sosial atau stratifikasi sosial (social stratification) adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat).
Pelapisan sosial ini membuat perbedaan derajat dalam masyarakat ini tidak bisa dihindari karena pelapisan sosial ini bersifat alami dan pelapisan sosial ini di bentuk oleh masyarakat itu sendiri seperti orang sakti, mempunyai bakat tertentu, menjadi tua. Namun tidak semua pelapisan sosial itu bersifat alami ada juga pelapisan yang bersifat disengaja atau tidak alami dalam pelapisan ini biasanya untuk mencapai tujuan tertentu seperti organisasi politik, organisasi pemerintah dan lain-lain.

Sepertinya jika kita lihat pelapisan sosial ini membedakan masyarakat bedasarkan golongannya. Jika ada pelapisan sosial atau perbedaan derajat maka ada juga kesamaan derajat, kesamaan derajat ini bukan berarti semua orang diberlakukan sama atau tidak ada rasa hormat antara yang lebih muda dengan yang lebih tua, seperti pelapisan sosial yang membedakan masyarakat dan menghormatinya.





Melainkan kesamaan derajat ini menganggap semua manusia atau masyarakat mempunyai hak yang dibawanya sejak dia lahir yang terus melekat pada dirinya, seperti tidak ada perlakuan khusus pada saat menerima hukuman bagi penjahat, koruptor, maupun maling ayam. Kesamaan derajat ini yang diinginkan oleh setiap masyarakat.

Namun dalam penerapan kesamaan derajat yang kita ketahui belum mencapai tujuaannya dikarenakan ada segelintir orang atau pihak pihak tertentu yang rakus dan culas yang membuat kesamaan derajat ini seperti tidak ada, sebagai contoh koruptor masih bisa tersenyum dan melambaikan tangan didepan tv, mendapat remisi, tempat penjara yang nyaman lain halnya dengan maling ayam yang dipukuli oleh masa, dibakar hidup-hidup dan lain lain. masalah seperti ini yang masih terbenak dipikiran masyarakat negri Indonesia pada umumnya.

Contoh diatas mungkin akan terus diungkapkan oleh masyarakat ketika ada orang-orang yang mengatakan kesamaan derajat ini telah tercapai, atau mungkin contoh tadi akan menjadi alasan yang dipegang secara turun temurun. Agar ini tidak terus terjadi alangkah baiknya kesamaan derajat ini kita tanamkan pada dirikita masing-masing dan mulai dari yang terkecil, dan juga dukungan dari berbagai pihak termasuk pemerintah dan juga orang-orang yang memanggil dan menyebut dirinya sebagai penegak hukum.



Referensi :
  • http://atengachmadreza.blogspot.com/2010/10/pelapisan-sosial-dan-kesamaan-derajat.html
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Stratifikasi_sosial
  • http://community.gunadarma.ac.id/blog/view/id_3240/title_pelapisan-sosial-dan-kesamaan-derajat/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar